PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Kamis ini menjelang referendum Inggris apakah akan hengkang atau tidak dari keaanggotaannya di UE, banyak berbagai spekulasi mengenai mata uang merebak dan perkiraan – perkiraan dari lembaga-lembaga keuangan ternama di dunia mulai marak di umumkan. Sesudah Goldman Sachs, kali ini perkiraan juga dikeluarkan dari Deusche Bank. Menurut George Saravelos, Ahli Strategi dari Deutsche Bank seperti yang dikutip oleh eFXnews, ada 6 alasan mengapa EURUSD tidak akan menurun jika Inggris hengkang dari UE (Brexit), di antaranya :

  1. Brexit akan menyingkirkan kemungkinan akan meningkatnya suku bunga The Fed pada bulan Juli yang akan datang. Imbal hasil dari obligasi AS akan anjlok. Selain itu, pihak Deutsche Bank juga sudah memperkirakan bahwa ECB akan menanggai hal itu dengan memotong suku bunga deposit sebesar 15 basis poin akan tetapi sepertinya tidak bisa melebihi dari angka tersebut, mengingat Draghi telah mengungkapkan pada bulan Maret kemarin dimana dia tidak akan memangkas suku bunga secara agresif.
  2. Euro juga akan terlihat prima dalam sentimen dari penghindaran resiko. Secara sejarahnya dimana orang-orang Eropa akan mengembalikan aset-aset asingnya selama periode ketidakpastian. Sementara itu, kolerasi diantara pasar ekuitas dengan Euro yang dimana nanti seandainya iutu diperjualbelikan melemah, terbilang negatif
  3. Pasar saham juga mungkin tidak hanya meilai kembali dari resiko politik “anti-establishment” di Eropa tetapi juga akan mempertimbangkan kembali keadaannya menjelang pemilu presiden AS pada bulan November yang akan datang.
  4. Sukarnya untuk mengidentifikasi sebuah likuiditas yang relevan dengan cepat atau mengidentifikasikan credit event pada sistem finansial yang mengakibatkan tekanan pada sistemis di kawasan Eropa. Backstop likuiditas bank pusat sangat menguat dan pengumuman ke masyarakat sehari sesuda referendum akan semakin memperkuat hal tersebut.
  5. Jeda watu serta pelaksanaan antara Brexit kepada acara-acara politik Uni Eropa lainnya cukup lama dan tidak bisa diperkirakan. Tidak ada referendum akan semakin menguatkan hal tersebut. Namun bila pemilu Spanyol di hari Minggu besok tidak meleset jauh dari yang diprediksikan, maka kemungkinan pasar akan berupaya dengan mengidetifikasikan katalis untuk meneruskan pemasangan harga.
  6. Dari pengalaman gapping menurun dalam reli EUR/USD saat referendum Grexit tahun lalu, maka untuk referendum Brexit ini, efek penurunan langsungnya akan lebih mudah untuk dididentifikasi.

Hasil dari semuanya ini kami menyimpulkan, apapun nanti hasilnya dari rapa referendum Inggris Deutsche bank tidak akan mengubah outlook EURUSD dalam jangka menengahnya. faktornya dimana yang awalnya itu terlihat membenbani pergerakan dari EURUSD nantinya akan ditutup dengan mendukung EURUSD. Deutsche Bank tidak mengantisipasi mengenari penuruannya yang sangat besar dari 2 persen di pair EURUSD dalam keputusan Brexit nantinya. -KONTAK PERKASA