PT Kontak Perkasa Futures – Awal Perdagangan IHSG Melaju Dua Arah

PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di dua arah pada pembukaan perdagangan Selasa minggu ini.

Gerak indeks terbatas karena belum ada sentimen yang mampu menjadi tenaga bagi IHSG. Pada pra pembukaan, IHSG naik 6,86 poin atau 0,13 % ke angka 5.434,03.

Indeks LQ45 juga mampu naik 0,18 % ke angka 935,67. Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.01 WIB, IHSG masih menguat 1,87 poin atau 0,03 % ke level 5.429,53.

Namun pada pukul 09.40 WIB, IHSG tertekan dan turun 5,51 poin atau 0,11 % ke angka 5.422,76. Ada sebanyak 60 saham menghijau sehingga mendorong IHSG menguat.

Terdapat 56 saham melemah dan 79 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 8.310 kali dengan volume perdagangan 170,8 juta saham.

Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 189,7 miliar. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.438,50 dan terendah 5.424,96 pada awal sesi perdagangan.

Secara sektoral, terdapat 5 sektor menguat dan 5 sektor melemah. Pada awal sesi perdagangan investor asing menjalankan aksi jual bersih sekitar Rp 20 miliar.

Saham – saham yang menguat antara lain saham PLAS naik 21 % ke level Rp 1.750 per saham, saham SRAJ menanjak 11,11 % ke level Rp 360 per saham, dan saham MEDC mendaki 8,43 % ke level Rp 1.805 per saham.

Sedangkan saham – saham yang tertekan antara lain saham SUGI turun 9,52 % ke level Rp 114 per saham, saham PRAS melemah 9,40 % ke level Rp 212 per saham, dan saham BIKA merosot 8,56 % ke level Rp 640 per saham.

Indeks global masih bergerak rata – rata melemah. Dow Jones ditutup turun 0,12 % ke level 18.529 dan S&P 500 melemah 0,06 % ke level 2.182.

Pada bursa Eropa, indeks juga masih bergerek negatif dengan rata – rata penurunan sebesar 0,5 %. Indeks bergerak melemah seiring minimnya sentimen dari pasar global maupun komoditas.

Untuk IHSG pada Senin kemarin, indeks melemah sepanjang perdagangan namun mampu mencatatkan penutupan yang positif dengan naik tipis 0,2 % pada level 5.427 dengan net buy asing sebesar Rp 286 miliar.

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada hari ini kami perkirakan masih berpotensi untuk kembali melemah seiring minimnya sentimen baik dari pasar global maupun domestik serta antisipasi atas profit taking saham – saham yang telah menguat sejak awal minggu.

Indeks diperkirakan akan bergerak pada rentang 5.390 – 5.460 dengan saham pilihan BMRI, GGRM, KRAS dan BJTM – PT KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : bisnis.liputan6.com