KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Data ekonomi China, Inggris, dan minyak mentah AS akan dirilis hari ini dan berpotensi menjadi penggerak perdagangan. USDJPY bergerak melemah di awal sesi Asia setelah Gross Domestic Product (GDP) Jepang direvisi menjadi lebih tinggi untuk kuartal pertama, sesuai ekspektasi. Pasar saham Asia bergerak bergerak fluktuatif merespon penguatan tipis yen dan kenaikan harga minyak mentah.

Beberapa faktor yang berpotensi menjadi market movers hari ini :

Neraca perdagangan China

Aktivitas perdagangan di China diperkirakan akan melebar pada bulan Mei. Selisih ekspor dan impor China diprediksi akan melebar dari 298 miliar yen bulan April menjadi 358 miliar yen bulan Mei. Angka yang lebih tinggi dibandingkan ekspektasi berpotensi menguatkan mata uang Australia dan sebaliknya melemahkan safe haven.

Produksi manufaktur Inggris

Aktivitas manufaktur Inggris diprediksi akan stagnan pada bulan April dari kenaikan 0,1% pada bulan Maret. Sektor manufaktur merupakan komponen yang memberikan kontribusi terbesar kedua setelah sektor jasa. Namun demikian, isu Brexit masih menjadi perhatian terbesar investor GBPUSD.

Suplai minyak mentah AS

Nanti malam, institusi pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA), akan menyampaikan datanya dengan ekspektasi ada penurunan 3,2 juta barel suplai minyak mentah AS pada pekan lalu dari penurunan 1,4 juta barel pada pekan sebelumnya. Konfirmasi penurunan suplai berpotensi semakin mendongkrak harga minyak mentah.

Detail jadwal ekonomi yang lebih lengkap dapat dilihat dalam Calendar sementara untuk rangkuman pergerakan pasar untuk sesi sebelumnya dapat dibaca dalam Daily Report – KONTAKPERKASA FUTURES