KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar berada pada level penurunan dua hari pertamanya bulan ini terhadap mitra utama seiring Indeks kejutan ekonomi jatuh ke tiga bulan, menandakan data AS yang lebih lemah dari perkiraan para analis.

Yen masih tinggi versus greenback seiring pola perdagangan menunjukkan penurunan bulan ini yang berlebihan. Mata uang Australia jatuh ke level terendah empat tahun pasca bijih besi, ekspor terbesar tergelincir di China kemarin. Pasar saham AS tutup untuk hari Thanksgiving.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri greenback versus 10 mata uang utama, stagnan pada level 1,097.28 pada 09:26 pagi di Tokyo setelah turun 0,2% kemarin.

Dolar turun 0,1 persen menjadi 117,66 per yen, setelah menyentuh level 118,98 pada 20 November, level terkuat sejak Agustus 2007. Saat itu di $ 1,2504 per euro dari $ 1,2506, setelah jatuh selama tiga har terakhiri. Yen naik 0,1% menjadi 147,14 per euro.

RSI 14-day greenback terhadap yen berada di angka 73, di atas level 70 bahwa beberapa pedagang melihat sebagai sinyal aset mungkin telah meningkat terlalu jauh, terlalu cepat dan karena berbalik arah. Sudah di atas 70 sejak 31 Oktober.