KONTAK PERKASA FUTURES – Dolar naik, mencapai level tertingginya dalam tujuh tahun terakhir terhadap yen Jepang pasca Perdana Menteri Shinzo Abe ingin mempercepat pemilu dan menunda kenaikan pajak penjualan. Indeks saham Asia bergerak fluktuatif, sementara emas turun dan minyak diperpanjang penurunannya.

Indeks Spot Dollar Bloomberg Indeks naik sebesar 0,1 persen pukul 10:56 pagi di Tokyo, dengan greenback menguat tajam ke level 117,22 yen. Indeks Topix Jepang naik sebesar 0,4 persen, sementara indeks Hang Seng Hong Kong stagnan pasca melemah selama dua terakhir. Indeks Standard & Poor 500 berjangka mendatar setelah indeks naik ke rekor baru tertingginya. Minyak AS turun untuk hari ketiga seiring dengan emas yang turun 0,3 persen.

Abe mengatakan kemarin bahwa parlemen majelis rendah akan dibubarkan pada 21 November mendatang dan menunda kenaikan pajak penjualan selama 18 bulan. Dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut kembali mengalami resesi, Bank of Japan akan memperbaharui kebijakan moneternya hari ini, tiga pekan setelah secara tiba-tiba menambah stimulus. Investor menunggu risalah dari pertemuan Federal Reserve bulan Oktober, ketika itu the Fed mengaakhiri program pembelian obligasi bulanannya.

Abe juga memerintahkan para menterinya untuk mulai mempersiapkan paket stimulus kemarin, dan mengatakan bahwa ia akan mengirimkan tagihan untuk anggaran tambahan untuk parlemen tahun depan. Ekonomi Jepang menyusut menjadi 1,6 persen kuartal terakhir tahunan pasca turun sebesar 7,3 persen pada kuartal sebelumnya.