KONTAK PERKASA FUTURES – Emas berjangka naik pada spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan segera menaikkan suku bunga AS, karena kenaikan upah tertinggal dibandingkan sinyal laju inflasim dalam pertumbuhan lapangan kerja yang tetap membaik.
Penghasilan per jam rata-rata untuk semua karyawan di AS pada Desember turun 0,2 % dibandingkan bulan sebelumnya, merupakan penurunan terbesar sejak pencatatan dimulai pada tahun 2006 silam, sebuah laporan pemerintah menunjukkan hari ini. Tenaga kerja naik lebih dari perkiraan, dan tingkat pengangguran turun sebesar 5,6 %.
Bullion naik sebesar 2,7 % pada Januari ini, sehingga memperpanjang keuntungan dua bulan secara berturut-turut, di tengah ekspektasi bahwa bank sentral di China dan Eropa akan meningkatkan stimulus ekonomi untuk menghidupkan kembali pertumbuhan perekonomian yang melemah. Risalah pertemuan terakhir Federal Reserve yang dirilis pekan ini menunjukkan bahwa sejumlah anggota menyatakan keprihatinan inflasi yang terlalu rendah.
Emas berjangka untuk pengiriman Februari naik 0,6 % ke level $ 1,216.10 per ounce pada pukul 1:55 siang di Comex New York, sehingga membawa keuntungan pekan ini sebesar 2,5 persen. Pada tahun 2014, logam mulia mencatatkan penurunan tahunan secara berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1998 silam di tengah penguatan ekuitas dan meredamnya inflasi.