KONTAK PERKASA FUTURES – Emas mencatatkan penurunan pasca reli dalam satu hari tertingginya dalam lebih dari satu tahun terakhir karena para investor mengkaji prospek mata uang dolar yang lebih kuat terhadap reboundnya harga minyak. Sementara perak, platinum dan paladium catat penurunan.

Bullion untuk pengiriman segera turun sebesar 0,7 % ke level $ 1,203.45 per ounce, dan diperdagangkan di level $ 1,205.47 pukul 8:55 pagi di Singapura, menurut harga Bloomberg. Sementara kemarin logam reli ke level $ 1,221.43, merupakan level tertinggi sejak 30 Oktober lalu, pasca naik dari tiga pekan terendah ke level  $ 1,142.88 karena beberapa investor mengakhiri taruhan pada harga yang lebih rendah.

Emas naik 3,8 % kemarin, merupakan kenaikan tertinggi sejak September 2013 lalu, terkait minyak mentah telah pulih dari level terendah dalam lima tahun terakhir dan Indeks Dolar Spot Bloomberg mencatat penurunan dari level tertinggi sejak 2009 lalu. Sementara indeks mata uang AS berada pada level sebesar 8,3 % merupakan yang tertinggi di tahun ini di tengah harapan bahwa Federal Reserve akan mulai menaikkan tingkat suku bunganya tahun depan, sehingga menurunkan daya pikat terhadap emas. Aset di SPDR Gold Trust, yang di perdagangkan di bursa dengan produk terbesar oleh logam, melemah  10 % pada tahun ini ke level terendah dalam enam tahun terakhir.

Emas turun untuk bulan ketiga pada bulan November lalu karena The Fed menilai waktu kenaikan suku bunga, sementara bank sentral lain meningkatkan stimulus mereka terkait penguatan mata uang dolar. Para pembuat kebijakan di Bank Sentral Eropa dan Bank of England akan melakukan pertemuan pada 4 Desember besok.