KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Emas naik mencapai harga tertinggi sejak pertengahan bulan kemarin, yang dimana akhir perdagangan hari Senin., sebabnya dikarenakan harapan kenaikan suku bunga AS dan kekuatiran referendum 23 June ini apakah Inggris jadi meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Harga spot naik ke nilai 0,79 persen pada posisi $ 1,284.01 per ons nya, turun dari puncak yang sebelumnya di $ 1,287. Sedangkan emas berjangka AS untuk pengiriman di bulan agustus ditutup pada keadaan naik 0,9 persen pada nilai @ 1,286.90 per ons nya.

Sebalikanya Poundsterling anjlok ke level paling terendah dua bulan terhadap dollar AS, mendorong emas dalam mata uang sterling ke level yang tertinggi dalam hamper tiga tahun ini di posisi 909,83 pound per ons nya mengalami penaikan sampai 1,9 persen. Kekuatiran Inggris yang dimana ingin tidak bergabung lagi dengan Uni Eropa minggu depan menyebar melalu pasar keuangan global Senin kemarin, mengirim pasar saham global menjadi lebih rendah.

Dimana Dollar anjlok sampai ke 0,22 persen terhadap mata uang utama. The Fed AS , Bank of England, Swiss National bank dan Bank of Japan semuanya akan bertemu di minggu ini dan mengharapkan untuk terus menghasilkan kebijakan moneter yang stabil. Jumat kemarin, kepemilikan emas terbesar di dunia yang didukung EFT, SPDR Gold Trust, mengalami kenaikan ke level tertinggi sejak Oktober 2013. Diantara semua yang berbau logam mulia, harga perak berjangkalah yang mengalami kenaikan di 0,58 persen pada $ 17,43 per ons nya, sementara itu platinum mengalami penurunan nilai di 0,2 persen pada posisi $ 992 per ons nya dan palladium di 0,71 persen nya lebih rendah di point $ 542,10 per ons nya.

Perkiraan R&D SGB bahwa harga emas akan berpotensi mengalami kenaikan dengan sentiment memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS dan kekuatiran Brexit. Harga emas diperkirakan akan menembus di kisaran Resistance $ 1,286 – $ 1,288 dan jika harga turun akan menembus posisi dikisaran Support $ 1,282 – $ 1,280 – KONTAK PERKASA