PT Kontak Perkasa Futures – Emas China Naik, Pasar Saham Asia Menguat

PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYAKARTA – Bank Sentral China, People Bank of China (PBOC) mencatat terjadi penurunan cadangan devisa yang digunakan untuk stabilitas nilai tukar yuan.

Meski begitu, China mencatatkan kenaikan cadangan emas. Cadangan emas China naik ke USD 78,89 miliar pada akhir Juli, naik dari USD 77,43 miliar pada akhir Juni.

Saat ini, cadangan emas China mencapai 58,79 juta troy ons pada akhir Juli, dari sebelumnya 58,62 juta troy ons pada akhir Juni.

China mulai memperbarui angka cadangan emasnya secara mulai Juni 2015. Sebelum itu, angka cadangan emas China tidak diperbarui secara berkala.

Sekadar informasi, cadangan devisa China telah turun USD 513 miliar dari posisi tahun lalu, setelah China melakukan devaluasi mata uang yuan pada Agustus, memicu banjir arus modal keluar karena kekhawatiran pasar global.

Saat ini, nilai tukar yuan telah stabil dan berada di dekat posisi terendah enam tahun. Namun, data resmi menunjukkan pelarian modal spekulatif, relatif terkendali untuk saat ini, berkat kontrol modal ketat dan peraturan perdagangan mata uang.

Pasar saham Asia berada di posisi tertinggi satu tahunan, karena arus modal yang masuk ke pasar negara berkembang mencapai rekor.

Sementara itu, harga minyak mentah masih mencoba untuk mempertahankan bouncing terbaru mereka. Analis Bank of America, Merrill Lynch, mencatat yield yang menarik telah menyebabkan inflow terbesar selama 5 minggu terakhir ke surat utang negara berkembang dan menjadi arus terpanjang yang masuk ke dana ekuitas dalam dua tahun.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen, setelah meningkat selama tiga sesi berturut-turut. Indeks Jepang, Nikkei, juga mencatatkan keuntungan keempat dengan kenaikan awal 0,1 persen, sedangkan Korea Selatan menguat 0,2 persen.

Saat ini, investor tengah menanti rilis inflasi China, yang diperkirakan akan sedikit turun menjadi 1,8 persen pada Juli. Namun, neraca perdagangan China diperkirakan akan melemah pada Juli, karena permintaan di pasar perumahan – PT KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : economy.okezone.com