KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Emas sempat mencapai pada level psikologis kunci pada harga $ 1.300 per ons nya pada transaksi perdagangan Rabu di AS, setelah Fed AS mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Juni. Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus sebentar diperjualbelikan pada harga $ 1.300 per ons, tertinggi sejak mencapai harga di $ 1,303.90 di tanggal 3 Mei, kemudian berakhir diperjualbelikan naik ke harga $ 6,90 pada $1,295.20 per ons. Sedangkan harga emas spot saat itu mencapai $ 1,291.91, naik sekitar 0,54 persen.

Perusahan pertambangan emas juga mengalami penuatan setelah pernyataan Fed, dengan dana yang melacak industry meningkat lebih dari 4 persen. Emas dalam enam minggu semapat menduduki harga tertinggi setelah naik untuk sesi keenam ketika Fed AS menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi hingga 2017, menunjukan hal tersebut akan kurang agresif dalam pengetatan kebijakan moneter tahun depan. Dollar AS memperpanjang kerugian kepada sekeranjang mata uang setelah keputusan dari The Fed. Emas berjangka untuk pengiriman Agustus ditutup naik 20 sen per ons nya pada harga $ 1,288.30 sebelum pernyataan Fed.

Harga emas di sterling berbalik lebih tinggi setelah pernyataan Fed, naik 0,4 persen tertinggi hampir tiga tahun. Pada hari Selasa, kepemilikan emas terbesar di dunia di SPDR Gold Trust, yang didukung exchange-traded fund, naik ke level tertinggi sejak Oktober 2013. Di antara logam mulia lainnya, perak berjangka naik 0,61 persen pada $ 17,53 per ons, platinum berjangka naik 0,6 persen pada $ 978 per ons dan paladium berjangka 0,5 persen lebih rendah pada $ 533,10 per ons.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi naik dengan keputusan suku bunga AS tetap dan kekuatiran Brexit yang meningkatkan permintaan safe haven. Harga emas diperkirakan menembus kisaran Resistance $ 1,294-$ 1,296, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 1,290-$ 1,288. – KONTAK PERKASA

(Sumber: marketwatch.com)