PT Kontak Perkasa Futures – Harga Emas Naik Usai Pernyataan The Fed

PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYAKARTA – Harga emas menguat pada penutupan perdagangan Senin atau Selasa pagi waktu Indonesia bagian barat.

Karena para investor mempertimbangkan pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed Janet Yellen pada Jumat pekan lalu.

Harga emas untuk pengiriman Desember naik US$ 1,2 atau 0,09 persen menjadi US$ 1.327,1 per ounce. Pernyataan Yellen memperkuat alasan untuk menaikkan suku bunga acuan karena ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah berjalan sesuai jalur yang dituju The Fed.

Yellen terbuka untuk kenaikan suku bunga secepat-cepatnya pada bulan depan. Para pedagang tetap yakin Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,5 ke 0,75 pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember.

Menurut Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,5 ke 0,75 adalah 24 % pada saat September 2016, 30 % pada saat November 2016, dan 55 % pada saat Desember.

Saat ini para investor tengah menunggu rilis beberapa data utama yang kemungkinan akan menunjukkan arah pertemuan FOMC September dalam beberapa minggu mendatang.

Laporan klaim pengangguran mingguan akan keluar pada Kamis dan laporan ketenagakerjaan besar pada Jumat, bersamaan dengan data perdagangan internasional.

Penguatan harga emas sedikit tertahan oleh kenaikan indeks dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,06 % menjadi 95,54. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Pergerakan harga emas dan dolar Amerika Serikat (AS) biasanya berlawanan arah. Jika dolar menguat maka harga emas akan tertekan, karena emas yang dijual dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menjadi lebih mahal bagi investor.

Tak hanya emas, harga perak untuk pengiriman September juga naik US$ 11,7 sen atau 0,63 % menjadi  US$ 18,768 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik juga US$ 3,4 atau 0,32 % menjadi  US$ 1.081,1 per ounce – SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : bisnis.liputan6.com