PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Diawal perdagangan bursa saham KorSel (15/06) Kospi dibuka dengan keadaan nilai yang menunjukan penurunan, saat ini terpantau menurun di angka -3,04 poin, atau -0,12 persen, tepat di posisi 1968.99. hal ini disebabkan karena pelemahan terhadap bursa Wall Street dan Minya mentah dunia. Bursa Saham AS ditutup lebih rendah di akhir penjualan hari Selasa di sana, tertekan penurunan harga minyak. Indeks Dow Jones Average diakhiri dengan posisi yang anjlok di poin 57,66 atau sebesar 0,33 persen, di angka 17,674.82. Indeks S&P 500 diakhiri dengan poin 3,74 atau sebesar 0,18 persen saja di angka 2,075.32. Indeks komposit Nasdaq pun diakhiri dengan turun di poin 4,89 atau sebesar 0,10 persen saja di angka 4,843.55 saja.
Minyak mentah mengalami harga yang anjlok untuk hari keempatnya pada akhir perdagangan hari Selasa kemarin di AS tertekan peguatan dollar AS dan kekuatiran Brexit. Dollar AS sudah mengalami kenaikan sekitar 1,5 persen saja dari posisi terendah Juni terhadap sekeranjang mata uang, didorong oleh kekuatiran Brexit. Harga minyak mentah AS diakhiri penurunan sebesar 0,8 persen lebih rendah atau sebesar 39 sen, di angka $ 48,49 per barelnya. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent berjangka minyak mentah mengalami penurunan sebesar 57 sen atau sekitar 1,1 persen di $ 49,78 per barelnya.

Kontak Perkasa Futures

Saham saham capital besar mixed pagi ini adalah saham Samsung yang naik di 1,46 persen, saham Korea Electric Power mengalami keanjlokan -3,99 persen, saham Amorepasific mengalami kenaikan sebesar 0,24 persen, saham Hyundai Motor anjlok di -0,72 persen. Saham peminyakan juga ikut mengalami penurunan nilai, saham S-Oil sangat prihatin sekali dikarekanan turun sangat tajam sebesar -2,43 persen. Sedangkan untuk Kospi sendiri terpantau saat ini menurun di -0,20 poin atau sekitar -0,08 persen pada angkat 243.85, turun dari posisi penutupan sebelumnya di angka 244.05.
Hasil analisa dari R&D SGB Center menunjukan untuk perdagangan selanjutnya Kospi akan berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan Wall Street dan Kekuatiran ekonomi global. Indeks Kospi diperkirakan akan mengalami pergerakan dikisaran Support 240.58 – 237.57 dan kisaran Resistance 246.30 – 249.16.- KONTAK PERKASA

(Sumber : Marketwatch.com)