KONTAK PERKASA FUTURES – Saham Jepang turun setelah harga minyak melemah ke level lima tahun terendahnya dan mata uang yen ditutup reli dalam tiga hari terakir, sehingga memicu penurunan saham energi dan eksportir.

Saham perusahaan eksplorasi minyak Inpex Corp turun 1,1 % dan saham penyedia jasa energi JGC Corp turun 2,2 %. Honda Motor Co, yang mendapat lebih dari 80 persen dari pendapatan di luar negeri, turun  untuk hari keempat. Sementara saham perbankan melemah, dengan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc, kreditur terbesar ketiga Jepang turun 1,7 %. Sedangkan saham Skymark Airlines Co menguat untuk hari kedua setelah pihaknya mengatakan akan menjual saham untuk dana investasi.

Indeks Topix turun 0,7 % ke level 1,397.04 pada penutupan di Tokyo, merupakan hari ketiga penurunan, dengan semua 33 kelompok industri kecuali dua yang turun. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,9 % ke level 17,257.40. Sementara yen melemah 0,4 % ke level 118,22 per dolar setelah menguat 1,6 persen kemarin, merupakan reli terbesarnya dalam tiga hari terakhir sejak Juni 2013 lalu. Sedangkan West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati level terendah sejak Juli 2009 lalu setelah turun 4,5 % ke level $ 60,94 per barel kemarin.

Minyak mentah WTI telah turun dari level $ 100 per barrel sejak akhir Juli lalu terkait melimpahnya pasokan minyak AS dan permintaan yang lebih rendah di tengah tanda-tanda perlambatan pertumbuhan perekonomian dari China sampai Eropa. Data mingguan yang dirilis kemarin menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik ke rekor tertinggi, sementara OPEC memangkas proyeksi produksi tahun depan untuk output terendahnya dalam 12 tahun terakhir.