PT KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Kurs poundsterling perdagangan pada sesi Asia di Rabu pagi tadi alami rebound teknikal setelah terpukul selama 5 hari berturut turut walaupun fundamental melemah semalam, masih saja membayangi laju mata uang Negara Ratu Elizabeth. Merosotnya nilai pound kepada dollar sampai mengalami terjun bebas ke posisi harga paling terendah dalam 10 minggu ini membuat pasar lakukan bargain hunting. Sebelumnya pergerakan pounds masih mengalami tekanan sentiment referendum Brexit dimana pasar sangat mengkhawatirkan hasil referendum tersebut Inggris mengundurkan diri dari Uni Eropa. Pasar meliha dari jumlah skor untuk jajak pendapat yang terus mendukung Brexit bertambah banyak dari dukungan akan Inggris untuk tetap di Uni Eropa.

Kenaikan pound tersebut bukan lain dikarenakan pada sesi Eropa akan diumumkan kinerja pasar tenaga kerja di negeri tersebut. Dari ekspektasi ekonom untuk data tersebut, dimana pasar mengharapkan akan terjadi penurunan klaim pengangguran dan tingkat pengangguran yang diperkirakan akan masih menunjukan data yang masih tetap sama.

Kontak Perkasa Futures

Pergerakan kurs pound pada sesi Asia ( 02:40:35 GMT) mengalami pergerakan yang cukup kuat terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi pada 1.4116 di awal perdagangan (00.00 GMT), yang dimana mengalami kenaikan di 19 pips atau bisa dikatakan 0,2 persen dan nilai bergulir berada di posisi 1.4135. Untuk selanjutnya sampai penutupan di sesi Amerika akan berakhir besok pagi, R&D SGB akan memperkirakan pair GBPUSD dapat naik di kisaran 1.4180 – 1.4249 jika pair tersebut tidak turun sampai dikisaran 1.4075. – KONTAK PERKASA