4 Fakta Bos Perusahaan Culik Rekan Kerja – Kontak Perkasa Futures

Kontak Perkasa Futures – Seorang pengusaha berinisial BH (50) diculik sekelompok orang di indekosnya di Tebet, Jakarta Selatan. Penculikan ini diotaki oleh bos perusahaan yang merupakan rekan kerja korban lantaran diduga gelapkan aset miliaran rupiah.
Kasus ini bermula ketika kakak korban berusaha menghubunginya via telepon pada Selasa (2/3) lalu. Pesan yang dikirimkan sang kakak juga tidak dibalas oleh korban.

Karena merasa janggal, sang kakak lalu mencarinya di indekos, di Tebet, Jakarta Selatan. Dari situlah sang kakak menduga korban telah diculik oleh sekelompok orang.

“Pada tanggal 3 Maret itu, ketika didatangi di kos-kosan ternyata BH atau korban ini tak ada di tempat. Kemudian dari lingkungan sekitar tempat tinggal mendapatkan informasi bahwa adiknya telah dibawa oleh beberapa orang pergi secara paksa,” jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya II, Kebayora Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Sang kakak kemudian berusaha mencari informasi terkait keberadaan korban, namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya, pada Jumat (5/3), korban dilaporkan hilang ke Polres Metro Jakarta Selatan.

“Atas adanya laporan tersebut, kemudian kami segera merespons, segera membentuk tim terdiri dari Unit Ranmor, Unit Krimum dan Resmob Polres Metro Jaksel, langsung bergerak dengan beberapa petunjuk dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi,” jelasnya.

Pada saat itu pula, polisi berhasil mengamankan korban di Cikarang, Bekasi. Bersama korban,, polisi juga menangkap para pelaku.

Diotaki Bos Perusahaan

Azis mengungkap, pihaknya telah menangkap 4 pelaku terkait penculikan korban ini. Salah satu di antaranya adalah tersangka MR (35) yang merupakan otak penculikan ini.

“Terduga pelaku MR adalah pemilik sebuah perusahaan, pemodal penuh sebuah perusahaan. Sedangkan, korban adalah direktur dari perusahaan tersebut,” ungkap Azis.

Selain tersangka MR, polisi juga menangkap 3 pelaku lainnya yakni MT (43), ED (43), dan SS (27). Ketiganya adalah kaki tanga yang diperintahkan untuk menculik korban.

“Ada beberapa orang pelaku, namun saat ini baru berhasil menangkap 4 pelaku yakni saudara MR, MT, ED dan SS,” ucap Azis.

Dituduh Gelapkan Aset Rp 30 M

Polisi mengungkap motif penculikan BH. Korban dituduh menggelapkan aset perusahaan senilai Rp 30 miliar.

“Korban dianggap oleh pelaku tak melaporkan dengan baik atau mungkin diduga menggelapkan aset dari perusahaan, kemudian muncul kejengkelan dari terduga pelaku, maka melakukan upaya pemaksaan yang akhirnya pemaksaan tersebut menimbulkan pelanggaran terhadap aturan pidana,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di halaman Polres Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2021).

Meski begitu, polisi belum mendalami soal nilai aset yang diklaim pelaku telah digelapkan korban itu.

“Kita belum sampai sana ya tapi ada cukup besar ya asetnya. Kalau tidak salah, mereka sempat menyebut hingga Rp 30 miliar, tapi sekali lagi ini keterangan belum fix, ini hanya keterangan dari terduga pelaku,” tuturnya.

Hubungan Pelaku dan Otak Penculikan

Polisi mengungkap hubungan MR (34), korban penculikan, dengan MR (34), yang merupakan otak penculikan, adalah rekan bisnis. Keduanya bekerja sama dalam sebuah perusahaan supplier dump truck.

“Tersangkanya ini pemilik perusahaan, sedangkan korban adalah direkturnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan di Polres Jaksel, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Penculikan dilatarbelakangi masalah perusahaan. Korban selaku direktur perusahaan dituding telah menggelapkan aset perusahaan senilai Rp 30 miliar.

“Adapun motif dari kejadian tersebut adalah terduga pelaku MR adalah pemilik sebuah perusahaan pemodal penuh sebuah perusahaan, sedangkan korban adalah direktur dari perusahaan tersebut,” imbuhnya.

Disuruh Minum Air Kencing

Selain mendapat penganiayaan, korban disuruh meminum air kencing oleh para pelaku.

“Saat bertemu beberapa pelaku ini sempat dipukul oleh beberapa orang dan menurut keterangan dari korban sempat juga disuruh minum air kencing,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di halaman Polres Jakarta Selatan, Selasa (9/3/2021).

Azis menerangkan BH mengalami luka-luka akibat penganiayaan para pelaku. Namun, Azis memastikan kondisi korban saat ini sehat.

“Kondisi korban ada luka memar, tapi pada dasarnya masih sehat. Hanya (selama disekap dan diculik) penjagaan penuh dari rekan-rekan pelaku, luka di bagian bibir,” kata Azis.

Polisi saat ini masih mengejar pelaku lain yang terlibat dalam penculikan tersebut.

Barang bukti yang disita polisi dari para pelaku antara lain 4 HP, 1 airsoft gun, 1 dompet yang berisi uang tunai kartu ATM, STNK, senapan angin, korek api berbentuk pistol, ATM, STNK, dua mobil merek Honda Freed. Para pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 328 KUHP tentang penculikan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dan Pasal 368 tentang perampasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. – Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com