Kuda Layaknya di Kartun Disney – Kontak Perkasa Futures

Kontak Perkasa Futures – Atas nama kesenangan atau permintaan pasar, manusia kadang bereksperimen untuk “menciptakan” spesies baru.

Setelah sebelumnya praktek ekstrem tersebut terjadi pada anjing jenis french bulldog dan pug, tren pengembangbiakan hewan untuk memenuhi ambisi manusia tampaknya juga terjadi pada spesies kuda.

Baru-baru ini tersebar gambar seekor kuda yang penampakannya lebih mirip dengan kuda dalam kartun Disney.

Bentuk kepalanya lebih ramping daripada kuda pada umumnya dan bentuk hidungnya datar. Sekilas, kuda hasil pembiakan ini bahkan terlihat seperti kuda laut.

Kuda tersebut bernama El Rey Magnum yang berjenis Arabian Colt dan berusia sembilan bulan.

El Rey Magnum dibesarkan oleh Orrion Farms, sebuah peternakan pengembangbiakan Kuda Arab di Ellensburg Washington Amerika Serikat.

Reaksi publik bermacam-macam, mulai dari yang mengatakan bahwa kuda tersebut terihat fantastis dan keren hingga yang merasa ngeri.

Orrion Farms sendiri merasa percaya diri. Mereka menyebut kuda tersebut sebagai sebuah langkah awal menuju kesempurnaan.

“Kuda ini adalah batu loncatan untuk mendekati kesempurnaan, dan dokter hewan AS telah memeriksa dan menyebutkan bahwa kuda ini tidak memiliki masalah medis atau pernapasan,” kata Dough Leadley, manajer peternakan dan penasehat pengembangbiakan utama Orrion seperti dikutip dari Telegraph.

Namun, para ahli berkomentar lain. Mereka berpendapat bahwa selain penampilannya yang terlihat konyol, kelainan bentuk ini memiliki akibat yang lebih buruk pada kuda dibandingkan pada anjing.

“Anjing, seperti manusia, bisa bernapas melalui mulut. Tapi kuda hanya bisa bernapas melalui hidung mereka. Jadi mereka akan mengalami kesulitan bernapas karena hidung mereka yang rata,” kata Dr Madeleine Campbell, spesialis reproduksi kuda, pakar kesejahteraan hewan dan etika.

“Saya juga menduga gerak kuda akan terbatas,” imbuhnya.

Campbell juga menambahkan bahwa secara prinsip umum, pembiakan yang berdampak buruk pada fungsi normal dan kesejahteraan hewan tidak dibenarkan, apalagi bila hanya untuk memenuhi permintaan pasar yang menyukai penampilan tertentu. Hal tersebut tentu akan membuat hewan menderita – Kontak Perkasa Futures
Sumber:nationalgeographic