Pilot Boleh Tidur Saat Penerbangan? – Kontak Perkasa Futures

Kontak Perkasa Futures – Terbang naik pesawat, butuh pengamanan ekstra. Lalu, bolehkah seorang pilot tidur saat pesawat sedang terbang?

Vincent Raditya, seorang pilot yang telah bekerja sejak tahun 2010. Saat ini, ia sudah menjadi seorang kapten pilot. Ia mengatakan, bahwa hal ini adalah lumrah yang sering terjadi kepada pilot.

“Itu manusiawi. Saya pastikan namanya manusia bisa lelah, semua orang pasti ada rasanya ngantuk. Itu wajar sekali. Jadi kalau nggak ngantuk, ya nggak normal. Mau pagi, mau siang, malam pasti kadang ngantuk,” ujarnya.

Menurut Vincent, seorang pilot dapat tidur dalam penerbangan. Namun, hal tersebut harus dilakukan dalam batas dan beberapa peraturan tertentu. Tentunya, kondisi keselamatan dan keamanan harus tetap nomor satu.

“Kecelakaan pesawat, survei membuktikan, itu di bawah 10 ribu kaki, sampai mendarat, sampai parkiran. Itu mayoritas terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu, di bawah 10 ribu kaki adalah area-area krusial, yang sangat risky (berisiko), yang kita namakan critical. Di bawah 10 ribu, kita harus fokus karena traffic banyak, ada pesawat turun, ada pesawat yang mau naik, kita mesti waspada pilotnya juga harus dijaga,” ujarnya.

“Nah, kita tidak boleh tidur di bawah 10 ribu kaki itu. Sudah mandatory tidak boleh,” tambah Vincent.

Vincent juga menjelaskan, bahwa saat pesawat sudah di atas udara, fase ini adalah saat di mana pesawat sangat minim terjadi hal yang tidak diinginkan. Namun, tetap harus waspada, pilot satu dan yang lain harus bekerja sama agar pesawat masih dalam kendali.

“Akan tetapi, survei juga membuktikan, ketika pesawat cruising, atau sudah berada di atas udara, itu satu pilot saja sudah bisa menjalankan tugasnya. Seorang pilot sudah dididik untuk menjalankan pesawat sendiri, mau pilot atau kopilot dan sudah di desain dibawa sendiri. Namun untuk keselamatan, minimun standarnya harus dengan 2 pilot, agar satu dan lainnya punya perspektif yang berbeda,” tambah Vincent.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat seorang pilot ingin tidur dalam penerbangan. Hal ini, jelas Vincent, agar pilot dan kopilot tetap prima dalam fase krusial.

“Maka dari itu, saat pesawat cruising, itu kebanyakan negara akan memperkenankan untuk tidur dengan aturan-aturan tertentu, contohnya, boleh tidur dengan catatan equipment harus bekerja dengan baik. Autopilot harus nyala, bekerja dengan baik, cuaca juga harus baik, dan rekan kita juga harus kuat. Dan itu aturan yang menentukan kita boleh atau tidak tidur, itulah yang mengatur. Yang mengatur tidur balik lagi, kaptennya,” jelasnya.

Vincent pun juga mengatakan bahwa tidur kadang diperlukan agar stamina tetap terjaga. Seorang pilot harus mampu menjaga pesawat dalam kendali, untuk menjamin keselamatan penumpang yang adala di dalam penerbangan tersebut.

“Karena kita harus menjaga (kesehatan), jangan sampai landing atau approach malah ngantuk. Karena bisa saja terjadi, ketika mau mendarat bisa saja mata sepet. Karena alert pilot itu harus dibutuhkan saat waktu krusial, harus tetap terjaga di momen-momen krusial,” tandasnya. – Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com