Tanda Salah Pilih Profesi – Kontak Perkasa  Futures

Kontak Perkasa Futures – Lakukan pekerjaaan sesuai dengan kata hati. Jika mencintai pekerjaan, kita akan mengerjakannya dengan sepenuh hati. Namun tak semua pekerjaan sesuai dengan keinginan dan minat.

Kebutuhan hidup seringkali memaksa kita untuk mengambil profesi yang tersedia. Akibatnya, Anda tidak maksimal menjalani pekerjaan. Terlebih dalam bekerja tak selamanya berjalan mulus, terkadang Anda merasa bahagia di kantor atau sebaliknya.

Ada kalanya rasa frustrasi saat bekerja bukan sekadar warna dalam hidup, tetapi pertanda bahwa Anda salah memilih profesi. Laman Independent mengemukakan pendapat pakar karier tentang enam tanda bahwa Anda salah memilih profesi:

1. Merasa bosan

Terkadang Anda merasa menyenangkan saat pekerjaan tidak menumpuk di kantor, tapi jika Anda terus-menerus bengong karena tugas selesai terlalu mudah, mungkin Anda butuh tantangan yang lebih besar.

Jika sudah menjadi senior di kantor, bisa jadi ini tandanya Anda sudah bosan dengan karir yang sedang ditapaki. “Rasa bosan wajar terjadi di kantor, kadang sebagian pekerjaan lebih merepotkan ketimbang lainnya, tapi harusnya ada bagian dari pekerjaan yang Anda sukai. Jika sulit mencari bagian mana yang membuat Anda bersemangat, sudah waktunya pindah,” kata pendiri CV-Library, Lee Biggnis – Kontak Perkasa Futures

2. Berbeda di kantor dan rumah

Orang yang bahagia di kantor cenderung santai di rumah. Jika merasa baru menjadi diri sendiri setelah pulang kerja, mungkin itu tandanya Anda tidak sepenuhnya nyaman dengan pekerjaan.

“Orang yang memilih pekerjaan dan karir yang tepat cenderung membawa ‘seluruh’ diri mereka untuk bekerja, membuat mereka bisa memiliki hubungan yang lebih akrab dengan kolega,” kata Joe Wiggins dari Glassdoor. “Coba tanya pada diri sendiri, apakah Anda berusaha terlalu keras, atau hanya menonjolkan sisi tertentu dalam diri untuk membuat kesan tertentu pada orang lain.”

Membuat topeng yang mengesankan kompetensi atau keceriaan bisa melelahkan. Sama juga dengan merasa tidak bahagia di tempat kerja bisa merembet ke kehidupan di rumah, sampai mempengaruhi hubungan dengan orang lain.

3. Tak suka bicara tentang pekerjaan

Apakah Anda lebih senang mendengar pekerjaan orang lain ketimbang berbicara tentang pekerjaan sendiri? Mungkin Anda bertanya seperti apa kursi di kantor teman, atau kopi apa yang ada di pantry ketimbang mengakui bahwa pekerjaanmu tidak menyenangkan.

“Apakah Anda antusias dan bangga atas apa yang telah dilakukan? Atau Anda memilih diam, pura-pura semua baik-baik saja, atau bungkam soal pekerjaan?,” kata Wiggins. Jika Anda pilih yang terakhir, ini adalah peringatan dini yang menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres.

“Orang yang puas dengan pekerjaan senang membicarakannya. Mereka akan merekomendasikan perusahaan itu kepada teman,” ujarnya. Adapun orang yang salah memilih pekerjaan cenderung enggan membicarakan urusan kantor di rumah karena malas mengeluarkan energi untuk memikirkan pekerjaan – Kontak Perkasa Futures

4. Meninggalkan kantor secepat mungkin

Memang penting untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan di luar kantor. Tapi jika Anda adalah orang pertama yang melesat ke luar pintu begitu jam kantor selesai, itu pertanda ketidaknyamanan.

Orang yang merasa posisinya di kantor selalu di situ-situ saja cenderung kurang berkontribusi pada aktivitas kantor, misalnya kumpul internal atau aktivitas sosial. Mereka juga sering absen dan enggan menghabiskan waktu lebih banyak untuk urusan di kantor.

5. Iri pada pekerjaan orang lain

Jika rekan Anda bisa keliling dunia gratis atau mendapat pekerjaan mudah dengan gaji selangit, wajar bila timbul rasa iri. Namun menurut Managing Director Page Personnel Finance, Sandra Hill, rasa iri pada orang di luar perusahaan bisa menjadi tanda Anda berada di kantor yang salah.

“Jika bicara soal pekerjaan orang di luar organisasi, merasa iri pada pekerjaan mereka yang terkesan lebih baik, itu bisa menjadi indikator bahwa Anda berada di tempat yang salah,” ujarnya. Meski Anda mendapatkan jabatan yang sesuai, bila perusahaannya tidak cocok, maka pasti ingin pindah.

6. Enggan ke kantor setiap hari

Apakah Anda merasa merana saat Minggu malam tiba karena akhir pekan berakhir dan besok harus ke kantor?  James Reed dari agensi rekrutmen Reed mengatakan tak ada pekerjaan yang sebanding dengan kehilangan kebahagiaan. Bila rutinitas Anda rasanya seperti lingkaran tak berakhir antara bangun – bekerja – pulang – tidur, berarti ada yang salah.

“Hadapilah. Jika bekerja hanya demi bertemu akhir pekan, maka Anda berada di tempat yang salah. Lakukan sesuatu dan pastikan Anda menyukai datangnya hari Senin,” kata Reed – Kontak Perkasa Futures
Sumber:cantik.tempo