Fakta Emas Antam Tembus Rekor Rp 1 Juta/gram – PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa – Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya berhasil menembus di atas level Rp 1 juta per gram, seperti yang diproyeksikan sebelumnya. Kenaikan ini juga merupakan reli selama 4 hari berturut-turut.
Harga emas pada hari ini Selasa (28/7/2020) naik Rp 25.000. Harga emas yang dijual PT Antam Tbk tersebut dibanderol Rp1.022.000 per gram, untuk kepingan 1 gram. Sementara untuk kepingan 100 gram yang lumrah dijadikan acuan secara umum berada di Rp 964.120/gram.

Berikut fakta-fakta harga emas Antam tembus Rp 1.022.000 per gram:

1. Harga Emas Naik Tinggi

Harga emas Antam pada hari ini naik signifikan yang melonjak hingga Rp 25.000 per gram.

2. Harga Emas Cetak Rekor Baru

Dengan kenaikan tersebut, harga emas Antam akhirnya mencetak rekor baru. Bahkan berhasil menembus di atas level Rp 1.000.000 per gram.

Harga Emas Antam hari ini naik Rp 25.000 per gram. Maka, logam mulia tersebut dibanderol seharga Rp1.022.000 per gram.

3. Harga Buyback Antam Turut Naik

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 919.000/gram,naik Rp 23.000 atau 2,57% dari posisi kemarin Rp 896.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

4. Kenaikan Rally hingga 4 Hari Berturut-turut

Harga emas Antam telah menembus rekor baru sejak hari Jumat 24 Juli 2020. Di mana pada tanggal tersebut naik ke Rp 984.000 per gram.

Rekor tersebut berlanjut pada Sabtu 25 Juli 2020. Di mana, pada akhir pekan lalu harga emas dibanderol Rp 989.000 per gram.

Pada awal pekan, tepatnya Senin 27 Juli 2020 harga emas dibanderol Rp997.000 per gram. Akhirnya, pada Selasa 28 Juli 2020, harga emas menembus rekor baru lagi di Rp1.022.000.

5. Rekor Emas Antam Mengekor Harga Emas Dunia

Kenaikan harga emas Antam tersebut seiring dengan lonjakan harga emas dunia yang menembus rekor baru sepanjang masa yang terakhir kali terlihat pada September 2011 silam. Pada penutupan perdagangan hari Senin kemarin (27/7/2020) atau Selasa pagi waktu Indonesia harga emas dunia berada di level US$ 1.941,88/troy ons naik US$ 40,86 atau 2,15% dari US$ 1.900,97/troy ons Jumat kemarin, mengacu data Refinitiv.

Sementara pada perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020) harga emas dunia di pasar spot melanjutkan reli nya ke rekor tertinggi baru menjadi US$ 1.972,65 per pukul 09.25 WIB.

6. Level Terendah

Harga emas Antam berada di level terendah secara YTD terjadi di awal tahun yakni pada tanggal 2 Januari 2020. Untuk kepingan 100 gram pada Rp 713.000/gram, sedangkan untuk kepingan 1 gram berada di Rp 762.000/gram. Sementara untuk harga beli kembali (buyback) berada di Rp 678.000/gram.

7. Semester I-2020

Pada semester satu harga emas Antam mampu menunjukkan kilau nya sebagai aset safe haven yang paling di buru, dengan lonjakan sebesar Rp 103.000/gram nya atau 20,63% ke level Rp 860.120/gram. Ini untuk kepingan 100 gram.

Sementara untuk kepingan 1 gram juga naik Rp 156.000/gram nya sebesar 20,47% menjadi Rp 918.000/gram. Sedangkan untuk harga beli kembali menjadi Rp 814.000/gram di akhir semester satu 2020, yang naik sebesar 20,06% atau Rp 136.000/gram nya.

8. Awal Semester II-2020

Hingga awal semester II-2020 harga emas Antam terus meroket sebesar Rp 103.000 per gram atau 11,96% dari level harga Rp 861.120/gram di awal bulan Juli (1/7/2020), untuk kepingan 100 gram. Adapun khusus 1 gram juga naik Rp 103.000 dari level Rp 919.000/gram, sedangkan untuk buyback naik Rp 104.000 atau 12,76% dari harga Rp 815.000/gram.

9. Kenaikan 7 Minggu Berturut

Periode 6 – 13 Juni 2020, kepingan 100 gram naik Rp 24.000 dari level Rp 818.120/gram ke Rp 842.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 24.000 dari Rp 876.000 ke Rp 900.000, sementara buyback naik Rp 29.000 dari Rp 762.000/gram ke Rp 791.000/gram.

Periode 13 – 20 Juni 2020, kepingan 100 gram naik Rp 5.000 ke Rp 847.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 5.000 ke Rp 905.000, sementara buyback naik Rp 3.000 ke Rp 794.000/gram.

Periode 20 – 27 Juni 2020, kepingan 100 gram naik Rp 7.000 ke Rp 854.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 7.000 ke Rp 912.000, sementara buyback naik Rp 13.000 ke Rp 807.000/gram.

Periode 27 Juni – 4 Juli 2020, kepingan 100 gram naik Rp 18.000 ke Rp 872.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 18.000 ke Rp 930.000, sementara buyback naik Rp 21.000 ke Rp 828.000/gram.

Periode 4 – 11 Juli 2020, kepingan 100 gram naik Rp 7.000 ke Rp 879.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 7.000 ke Rp 937.000, sementara buyback naik Rp 7.000 ke Rp 835.000/gram.

Periode 11 – 18 Juli 2020, kepingan 100 gram naik Rp 19.000 ke Rp 898.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 19.000 ke Rp 956.000, sementara buyback naik Rp 23.000 ke Rp 858.000/gram.

Periode 18 – 25 Juli 2020, kepingan 100 gram naik Rp 33.000 ke Rp 931.120/gram. Khusus 1 gram naik Rp 33.000 ke Rp 989.000, sementara buyback naik Rp 31.000 ke Rp 889.000/gram. – PT Kontak Perkasa

Sumber : cnbcindonesia.com