Mengenal Organ Vital Tubuh – PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa Futures Yogyakarta – Kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari didukung oleh kerja organ-organ dalam tubuh. Tapi, pernahkah kita benar-benar memahami apa saja fungsi masing-masing organ?

Ambil contoh makan untuk mendapatkan energi. Kita diimbau untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi agar tidak mudah lelah dan lemas, misalnya menyantap hati, madu, dan daging.

Berikut macam-macam organ tubuh dan fungsinya, seperti dikutip dari buku “Jaripunktur Pengobatan Terdahsyat” tulisan pakar pengobatan tradisional Cina, Master Wong.

1. Paru-paru
Berfungsi dalam pengaturan udara atau pernapasan dan membantu fungsi jantung. Kondisi kulit dan bulu mencerminkan kuat atau lemahnya paru-paru. Gejala kelainan paru-paru di antaranya sesak napas, napas berbunyi, batuk, dada sesak, dan sakit tenggorokan.

2. Usus besar
Fungsinya mengangkut ampas atau sisa makanan dan minuman dari lambung serta pembuangan ke urine atau feses. Gejala kelainan usus besar di antaranya wasir, nyeri usus, usus berbunyi, kembung, mulas, dan diare.

3. Lambung
Tempat makanan dan minuman diolah atau dicerna, penampungan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, sumber tenaga dari fungsi pengolahan dan dibentuk sari makanan untuk semua organ. Gejala kelainan lambung adalah diabetes, badan kurus meski nafsu makan besar, susah menelan, kembung, nyeri lambung, cegukan, dan pembengkakan leher.

4. Limpa
Fungsi utamanya adalah mengangkut sari makanan yang dihasilkan oleh lambung dan mempengaruhi darah. Limpa memerintah seluruh otot dalam tubuh dan menentukan kekuatan keempat alat gerak. Gejala kelainan limpa termasuk lidah kaku, pangkal lidah nyeri, mual, nyeri ulu hati, serta diare.

5. Jantung
Pucuk pimpinan organ-organ lain. Selain mengontrol keempat alat gerak dan tulang belulang, jantung juga mempengaruhi cara berpikir, perubahan emosi dan keadaan mental, serta kunci dari peredaran darah dan kerja pembuluhnya. Gejala kelainan jantung adalah nafsu makan menurun, susah tidur, badan kurus tak bertenaga, kulit kusam dan kering, nyeri ulu hati, nyeri belikat, atau kaki tangan dingin.

6. Usus kecil
Menerima makanan dan minuman dari lambung dan mengolahnya, lalu memisahkan dari ampas. Sari makanan dan minuman selanjutnya disalurkan ke jantung dan paru-paru dengan bantuan limpa. Ampas makanan diteruskan ke usus besar. Gejala kelainan usus kecil adalah darah pada tinja, wasir, nyeri tenggorokan, dan mata kuning.

7. Kandung Kemih
Berfungsi mengatur cairan, menerima hasil pengolahan lambung dan usus kecil yang berbentuk cairan, lalu mengatur pembuangannya melalui buang air kecil. Gejala kelainan kandung kemih adalah sulit buang air kecil, pungung susah membungkuk, serta sakit punggung.

8. Ginjal
Berhubungan dengan kegiatan kerja dan kecerdasan, organ yang rajin bekerja dengan tugas berat, energi sejati, menentukan semangat, tempat menyimpan sari makanan, dan masih banyak lagi. Gejala kelainan ginjal antara lain mudah marah, gampang lupa, semangat tak menentu, tidak cekatan, kaki dan tangan dingin, lemah dan tidak bertenaga.

9. Perikardium
Berfungsi sebagai benteng pertahanan atau pelindung jantung. Gejala kelainan perikardium umumnya sama dengan kelainan jantung, rasa panas pada telapak tangan, dada nyeri, bahu dan siku kejang, dan muka merah.

10. Kandung empedu
Fungsinya memberi keputusan, pertimbangan, dan pemikiran dari organ hati. Gejala kelainan kandung empedu adalah insomnia, ketakutan, sering meludah, sakit kepala, sakit tenggorokan, nyeri sudut mata, pembengkakan di bawah iga, berkeringat banyak dan merasa dingin, mati rasa, dan nyeri bagian dada.

11. Hati
Berfungsi sebagai penyimpan darah dan pengaturan jumlah darah serta berperan penting pada fungsi penis. Gejala kelainan hati adalah impotensi, hernia, buah zakar mengecil, dan gatal-gatal pada kemaluan – PT Kontak Perkasa Futures

Sumber:Tempo