Topeng di Punggung Ampuh Hindari Serangan Harimau? – PT Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa Futures – Serangan harimau sumatera terjadi berulang kali di Pagaralam hingga Lahat, Sumatera Selatan. Polisi dan BKSDA setempat mengimbau warga untuk memakai topeng di bagian belakang kepala untuk menghindari serangan harimau. Apakah cara ini efektif?

Peneliti mamalia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Gono Semiadi menjelaskan bahwa cara ini memang bisa mengecoh harimau. Dia mengatakan bahwa harimau memang kerap menyerang dari belakang, lantaran itu titik terlemah mangsanya.

“Harimau akan menyerang bagian leher setiap mangsanya sebagai titik mematikan. Mudahnya ya leher bagian belakang karena titik lemah mangsa dalam menghindari serangan,” kata Gono saat dihubungi, Jumat (6/12/2019).

Dia menyebut, bahwa memakai topeng di bagian belakang atau punggung memang pernah dilakukan untuk mengecoh harimau di India. Cara ini membuat harimau kebingungan.

“Ya di India ada, pernah cara menghindari dengan memasang topeng muka dipakai dengan maksud untuk membingungkan harimau. Harimau menghindari berhadapan langsung dengan manusia,” ujarnya.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa harimau menyerang bagian belakang bukan karena takut wajah. Namun, menurutnya, karena bagian belakang memang merupakan titik untuk menyerang mangsa.

“Bukan takut wajah. Ya karena mangsa mudah menghindar saja kalau dari depan. Kan tahu akan diserang. Kalau badan belakang susah menghindar,” katanya.

Sementara itu, mengutip buku ‘Spell of the tiger: The man-eaters Sundarbans’ karya Sy Montgomery, metode memakai topeng di belakang kepala memang pernah dipakai untuk menghindari serangan harimau. Cara ini mulanya dicoba oleh penduduk desa pada tahun 1986 di Sundarbans, India. Mereka berpegangan pada teori bahwa harimau biasanya tidak menyerang jika dilihat oleh mangsanya langsung.

Cara ini pun bekerja. Harimau tidak menyerang. Namun, keefektifannya hanya sementara, karena pada akhirnya harimau bisa tahu bahwa topeng itu bukan bagian depan manusia. Cara ini lantas ditinggalkan.

Sebelumnya, Polisi dan BKSDA setempat meminta warga untuk memakai topeng di bagian belakang kepala untuk menghindari serangan harimau.

“Ada dua trik menghindari diterkam oleh harimau. Pertama dengan pakai topeng,” terang Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara, Jumat (6/12).

Topeng itu, kata Dolly, dipasang tepat di belakang kepala. Hal ini dinilainya dapat mengindari serangan harimau sumatera yang kini sedang berkeliaran.

Untuk diketahui, kasus terbaru harimau serang manusia menimpa Yudiansyah, seorang petani kopi di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Yudiansyah ditemukan tewas di kebun kopi pada Kamis (5/12). Ini kasus kedua, setelah sebelumnya seorang warga juga diterkam harimau di kawasan yang sama. – PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com