Ramai Remaja di Surabaya Tawuran – PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa – Fenomena kenakalan remaja di Kota Surabaya yang terpapar geng kian memprihatinkan. Pemkot Surabaya turun tangan dengan melakukan pendekatan dan bimbingan ke keluarga.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan anak (DP5A) Chandra Oratmangun mengatakan Pemkot Surabaya sudah turun tangan mengatasi persoalan anak-anak yang tawuran dan terpapar geng di Surabaya.

“Kita sudah melalui sekolah, RT, RW dan orang tua juga kita kumpulkan. Bahkan anak-anak yang terlibat juga kita kumpulkan. Kita juga melakukan penguatan kepada keluarga dan bimbingan BK di sekolah sudah dimaksimalkan,” kata Chandra Oratmangun, Senin (14/10/2019).

Chandra mengungkapkan pihaknya baru kali ini mendapat laporan kejadian tawuran atau kenakalan antar kelompok atau geng yang dilakukan anak-anak di Surabaya. Menurutnya yang terjadi selama ini hanya antar personel.

Hasil pendataan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya, jelas dia, sebagian anak-anak rata-rata hanya ikut-ikutan dalam geng tersebut. Bahkan mereka tidak mengetahui maksud dan tujuan dari ikut geng tersebut.

“Mereka ikut-ikutan melalui medsos, bahkan mereka tidak mengetahui siapa yang mengirimkan informasi,” tambahnya.

Setelah diketahui latar belakang anak-anak tersebut, tegas Chandra, rata-rata kurang perhatian orangtua.

“Memang dari hasil outrech kami, mereka berasal dari keluarga menengah ke bawah. Orang tua sibuk bekerja dan kualitas dengan keluarga sedikit berkurang. Sehingga mereka banyak mendapatkan informasi dari luar. Karena mereka masa-masa puber, mereka pun butuh pembuktian,” ujar Chandra.

Sementara dari data 65 anak yang sempat dimediasi dan mendapat bimbingan dari Pemkot dan Polrestabes Surabaya, 30 anak dari Surabaya. Sedangkan sisanya dari luar Kota Surabaya.

“Untuk anak yang putus sekolah kami fasilitasi dengan kejar paket. Mereka juga mengikutinya,” tandas Chandra.

Belasan remaja yang tergabung dalam Geng All Star diamankan pihak kepolisian Minggu (13/10) dini hari. Mereka diduga akan melakukan tawuran atau penyerangan terhadap Geng Jawara. Dari 17 remaja yang diamankan, dua di antaranya perempuan. Bahkan salah satunya masih kelas 6 SD. Mereka berkumpul di Taman Mundu, Tambaksari, Surabaya.

Namun polisi sudah melacak keberadaan mereka. Petugas kemudian mengumpulkan mereka dan dilakukan pendataan. Belasan anak itu kemudian dibawa ke Polrestabes Surabaya bersama beberapa kendaraan yang mereka gunakan. Mereka diangkut dua truk milik Satpol PP Kota Surabaya. – PT Kontak

Sumber : detik.com