Tiket Pilkada Solo untuk Gibran – PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa – Gibran Rakabuming Raka boleh bernapas lega setelah didatangi seorang petugas dari DPC PDIP Solo. Petugas itu mengantarkan surat undangan agar Gibran menghadiri pengumuman rekomendasi Pilkada secara virtual di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (17/7/2020) siang nanti.
“Nggih (ya). Tadi undangan sudah diserahkan Pak Franky (petugas DPC PDIP Solo) ke saya. Saya mohon doanya aja agar semua dilancarkan. Matur nuwun,” kata Gibran singkat melalui pesan tertulisnya, Kamis (16/7/2020).

Surat undangan itu memang sesuatu yang spesial. Sebab undangan hanya dikirim kepada pengurus inti DPC dan bakal calon yang akan menerima rekomendasi.

Artinya, Gibran dipastikan akan mendapatkan satu tiket untuk melenggang ke sasana politik Pilkada Solo. Satu tiket lagi diperoleh Teguh Prakosa yang menjabat Sekretaris DPC PDIP Solo.

Teguh yang terpilih sebagai anggota DPRD Solo pada Pileg 2019 lalu juga memperoleh undangan secara pribadi. Di samping itu, dia juga hadir selaku pengurus inti DPC.

“Ya (dapat undangan pribadi). KSB (ketua, sekretaris, bendahara) juga dapat undangan berangkat ke Semarang besok jam 13.00 WIB,” ujar Teguh saat dihubungi wartawan, Kamis.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo juga membenarkan telah dikirimkannya undangan dari DPP PDIP. Undangan dikirim untuk Gibran dan Teguh.
“Iya, besok yang diundang Mas Gibran dan Pak Teguh,” kata Rudy saat dihubungi wartawan, Kamis.

Selain itu, pejabat struktural DPC juga diundang, yakni ketua, sekretaris dan bendahara. Sementara bakal calon lainnya, Achmad Purnomo, dipastikan tidak mendapatkan undangan.

“Ketua, sekretaris, bendahara juga diundang. Pak Pur (Achmad Purnomo) besok tidak diundang,” ujarnya.

Namun Rudy mengaku tidak mengetahui seperti apa rekomendasi yang akan diumumkan besok. Meskipun secara jelas hanya Gibran dan Teguh yang mendapatkan undangan.

“Kalau rekomendasi biar DPP yang menyampaikan. Memang kemungkinan dua nama itu. Tapi kan posisi wali kota dan wakilnya siapa belum tahu,” katanya.

Dengan demikian, Achmad Purnomo dipastikan tidak mendapatkan rekomendasi. Namun dia mendapatkan undangan berbeda, yakni undangan untuk bertemu Presiden Joko Widodo di istana.

Salah satu yang mereka bicarakan adalah mengenai Pilkada Solo. Jokowi juga mengabarkan kepada Purnomo bahwa Gibran dan Teguh yang bakal menerima rekomendasi.
“Tadi saya di istana diberi tahu oleh Pak Jokowi kalau yang dapat rekomendasi itu Gibran-Teguh, Gi-Guh (Gibran-Teguh) bukan Pu-Guh (Purnomo-Teguh),” kata Purnomo santai, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, Jokowi membicarakan hal tersebut sebagai utusan dari DPP PDIP untuk menyampaikan kepada Purnomo.

“Pak Jokowi mengatakan itu sebagai utusan dari DPP,” ujarnya.

Purnomo kembali mengatakan bahwa dirinya sudah memprediksi bahwa rekomendasi bakal jatuh ke tangan Gibran. Dia menyebut ada beberapa alasan yang membuat Gibran terpilih.

“Dari dulu kan saya sudah menduga. Yang pertama tentu karena Mas Gibran anak presiden, kedua Mas Gibran masih muda, kalau saya kan sudah tua. DPP lebih tahu apa alasan memilih Mas Gibran,” ujar Purnomo.

Terkait rencananya setelah ini, Purnomo mengaku tak mau berandai-andai. Namun tidak akan maju Pilkada Solo lewat partai lain. “Ya lihat besok. Nggak lah (kalau pindah partai). Partai lain pasti meminangnya juga orang lain, bukan saya,” tutupnya. – PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com