Fakta Menarik Seputar Susu Cap Beruang – PT KP Press

PT KP Press – Iklan susu Bear Brand atau susu cap beruang dengan naga keluar dari kaleng disebut aneh dan tidak wajar. Seorang dari agensi iklan membocorkan fakta menarik dibaliknya.

Pasti kamu sudah tak asing lagi dengan susu kaleng yang dikenal dengan nama Bear Brand atau susu cap beruang produk Nestle. Produk susu kaleng tersebut menjadi populer karena mendapat brand awareness yang berhasil melekat di benak masyarakat.

Produk susu cap beruang tersebut memiliki nama brand Bear Brand berlogo beruang, kemudian diiklankan dengan maskot naga, padahal susu tersebut adalah susu sapi cair siap minum. Dari situlah produk susu kaleng ini menjadi populer.

Bahkan banyak dibahas di media sosial dan dibuatkan meme dengan menyebut produk susu kaleng ini sebagai susu paling aneh. Seorang dari biro iklan yang membuat iklan tersebut membeberkan fakta menarik dibalik sapi, beruang dan naga dalam susu.

1. Sudah Ada Sejak 1906

Seorang dari agensi iklan lokal melalui akun twitter bernama @pipis menceritakan fakta menarik tentang susu kaleng Bear Brand yang selama ini diresahkan masyarakat. Pada thread yang ia unggah pada (30/10) tersebut menuliskan bahwa susu kaleng Bear Brand ternyata merupakan produk legendaris yang sudah ada sejak tahun 1906.

Orang-orang di zaman dulu mencari susu kaleng ini di toko obat China dan toko kelontong yang dikelola oleh orang China. Itu karena susu kaleng tersebut hanya dijual di toko-toko China. Selain itu banyak orang yang menganggap bahwa susu kaleng ini bermanfaat sebagai obat penyembuh penyakit tubuh.

Banyak orang yang secara turun temurun percaya bahwa susu can beruang ini berkhasiat untuk memulihkan stamina dan menetralisir racun. Hal tersebutlah yang menjadi insight untuk iklan dari produk susu kaleng ini. Jika disimpulkan Bear Brand adalah produk turun temurun yang berkhasiat dari China.

2. Dikenal di Indonesia di Tahun 70 – 80-an

Saat pertama kali muncul, susu cap beruang ini mengalami beberapa kali perubahan pada kemasannya. Pertama susu ini dikemas menggunakan kaleng berukuran kecil dan dilapisi kertas untuk menggambarkan brand dan logonya. Bahkan untuk membukanya pun harus menggunakan alat khusus pembuka kaleng.

Produk susu kaleng susu cap beruang Bear Brand tersebut akhirnya diambil alih oleh Nestle sebagai prudusennya. Kemudian mulai di kenal di Indonesia pada tahun 1970 – 1980-an. Hingga akhirnya pada tahun 2005 sebuah agensi iklan lokal diminta untuk membuatkan iklan untuk produk susu kaleng tersebut.

Pengguna twitter dengan nama @pipis menjadi salah satu bagian yang berpartisipasi dalam proses pembuatan ide. Setelah masuk ke Indonesia pun hal yang melekat di benak masyarakat masih sama, yaitu obat khasiat yang sudah turun-temurun dari China. Pada saat itu insight tersebut sangat relevan di pasaran Indonesia.

3. Awal Mula Muncul Ide logo naga

Dari insight “obat khasiat yang sudah turun-temurun dari China” maka dibuatlah iklan pertama yang menggambarkan deretan kaleng susu Bear Brand di sepanjang pegunungan di China. Pengguna twitter tersebut mengatakan bahwa kampanyenya saat itu banyak dipajang di billboard beberapa daerah.

Kemudian muncul pandangan baru bahwa susu kaleng itu dipercaya sebagai minuman ajaib mengatasi mabuk. Sehingga dibuatlah ikan yang menggambarkan tumpukan susu kaleng yang terlihat miring. Pengguna twitter tersebut mengatakan bahwa kliennya saat itu merasa puas dengan kampanye yang ia jalankan bersama timnya. Karenanyamereka meminta untuk meneruskannya.

Awalnya mereka berniat memakai beruang untuk iklan selanjutnya. Namun, ternyata dirasa kurang cocok. Hingga akhirnya muncul lah ide naga yang diyakini lebih tepat dengan insight Bear Brand. Itu karena naga merupakan mahluk legenda, naga juga dipercaya turun-temurun dan naga sangat kuat dah darahnya berkhasiat. Hal tersebut dirasa tepat untuk Bear Brand yang dikenal sebagai susu legenda dari toko China yang dipercaya turun-temurun karena berkhasiat.

4. Dibuatkan beberapa versi iklan

Konsep iklan menggunakan naga untuk susu sapi yang berlogo beruang diajukan kepada klien dan langsung disetujui. Dengan menggunakan konsep tersebut terciptalah iklan pertama susu kaleng Bear Brand di tahun 2006. Dalam iklan tersebut memperlihatkan cairan susu yang membentuk naga yang kemudian masuk ke dalam kaleng susu.

Kemudian pada tahun 2009 – 2010 dibuat campaign dengan gambar seorang yang berpose mengeluarkan jurus dari tangannya dan terdapat cairan susu yang juga membentuk naga. Di tahun 2011 konsep ikan diperbaharui karena saat itu marak isu soal pemanasan global, polusi dan radikal bebas. Dalam iklan tersebut tetap menggunakan naga.

Tak hanya itu, susu kaleng ini juga terus dibuatkan iklan dalam versi yang berbeda lainnya. Dalam unggahannya tersebut, pengguna twitter tersebut juga memberi tahu tentang sosok dibalik suara yang terdengar berat dan berwibawa di setiap iklan susu kaleng ini. Pengisi suara tersebut adalah seorang bernama Iyet.

5. Berhasil melekat di pikiran

Semenjak itulah susu kaleng cap beruang menjadi hal yang menarik untuk dibahas khususnya oleh netizen di medial sosial. Bahkan pengguna twitter tersebut yang turut berpartisipasti dalam pembuatan ide iklan susu kaleng ini merasa tak percaya dengan brand awarness masyarakat terhadap produk susu kaleng ini.

“Adanya sosial media beberapa tahun setelahnya mampu meningkatkan efek word of mouth tentang iklan ini hingga sekarang. Rasanya senang, bangga dan terharu bisa jadi bagian dari orang2 yg bikin iklan legendaris ini,” tulisnya mengakhiri thread.

Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya meme-meme yang dibuat untuk menggambarkan produk susu kaleng ini. Thread yang diunggah tersebut menjadi ramai diperbincangkan netizen yang akhirnya mengetahui fakta dibalik sapi, beruang dan naga dalam susu kaleng. – PT KP Press

Sumber : detik.com