PT KPF dan UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Investasi – PT KP Press

PT KP Press – PT Kontak Perkasa Futures (KPF) berkolaborasi dengan Pusat Studi Pancasila UPN ‘Veteran’ Yogyakarta (UPNVY) menggelar seminar edukasi tentang perdagangan berjangka komoditi.

Seminar tersebut bertajuk ‘Invest Talk’ sebagai upaya mendekatkan diri PT KPF dengan generasi milenial dan generasi Z.

Kepala Cabang PT KPF Yogyakarta, Deicky Natalius Manalif mengatakan, edukasi ini bertujuak untuk memperkenalkan perdagangan berjangka komoditi kepada segmen milenial dalam rangka memasuki era investasi 4.0.

“Bila dulu orang mengenal investasi hanya untuk kalangan penisnis dan prosesnya susah, saat ini dunia investasi juga sudah berubah,” ungkapnya dalam seminar, Sabtu (10/4/2021).

Ia menjelaskan, dunia investasi bertransformasi sedemikian cepat hingga memungkinkan setiap orang untuk melakukan investasi tanpa operasional panjang.

Ini juga membuat publik tidak perlu memiliki modal besar dengan pemahaman edukasi yang rumit.

“Salah satunya, perdagangan berjangka komoditi. Ini menjadi alternatif investasi dengan konektivitas yang tinggi,” paparnya.

Dia mengungkap, transaksi investasi masa kini berjalan secara real time, bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun,

Dari seminar itu, PT KPF dan UPNVY akan membuat jadwal edukasi berkala dengan tenaga pengajar di UPNVY dan rekan mahasiswa.

Deicky berharap, dari seminar itu, ada cukup banyak anak milenial yang mulai melirik profesi wakil pialang berjangka sebagai salah satu jalur menjanjikan.

“Sesuai misi kami di tahun ini, kami ingin mencetak 1000 tenaga pialang baru yang berkualitas di KPF Yogyakarta,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang mengungkap bahwa mahasiswa perlu diedukasi sejak dini perihal investasi seperti ini.

Sebab, mereka merupakan investor di masa depan dan kaum pekerja yang bertanggung jawab untuk memajukan usaha.

Rektor UPNVY, M Irhas Effendi mengapresiasi seminar tersebut lantaran edukasi industri perdagangan berjangka komoditi belum banyak.

Sehingga, ini bisa mengedukasi akademisi dan mahasiswa. – PT KP Press

Sumber : tribunnews.com