KONTAK PERKASA FUTURES – Saham Asia turun, pasca Bursa AS mencatatkan penurunan mingguan terbesar dalam tiga tahun terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa sinyal terhadap penurunan harga minyak ke level terendahnya dalam prospek pertumbuhan perekonomian global.

Saham Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia, turun 2,5 % di Tokyo. Japan Airlines Co turun 3,4 %. Sementara Korea Electric Power Corp turun 5 % setelah presiden negara itu mengatakan harga listrik harus mencerminkan biaya yang lebih rendah dari minyak.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 1 % ke level 135,70 pukul 04:10 sore di Hong Kong, menuju penutupan terendah dalam dua bulan terakhir. Sementara Indeks Standard & Poor 500 turun 1,6 % pada 12 Desember kemarin, sehingga memperpanjang penurunan di jam perdagangan terakhir, karena saham material memimpin penurunan. Sementara Indeks Dow Jones Industrial Average turun 3,8 % pekan lalu, merupakan penurunan terbesar sejak November 2011 lalu.

Sekitar $ 2 triliun dihapus dari nilai ekuitas di seluruh dunia pekan lalu karena harga minyak yang merosot, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap kekuatan perekonomian global. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati level terendah dalam lima tahun terakhir setelah turun sebesar 12 % pekan lalu.