KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa Asia menuju kenaikan terbesar sejak Oktober lalu di tengah ekuitas global reli. Sementara Indeks Topix Jepang menguat terkait pelemahan yen dan saham China naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Saham Aluminum Corp of China Ltd naik 6,5 % di Hong Kong setelah kepala perusahaan tersebut mengundurkan diri dan pihak perusahaan mengatakan berencana menjual unit silikon. BYD Co naik 14 %, rebound dari penurunan ke rekornya kemarin, setelah pihaknya mengatakan Warren Buffett Berkshire Hathaway Inc tidak punya rencana untuk mengurangi sahamnya terhadap pembuat mobil listrik tersebut. Sementara Toyota Motor Corp naik 4,3 % di Tokyo.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 1,8 % ke level 137,07 pukul 16:20 sore di Hong Kong, menuju reli terbesarnya sejak 20 Oktober lalu dan penurunan mingguan kurang dari 0,1 %. Indeks Topix naik 2,4 % terkait pelemahan yen sebesar 0,5 % terhadap dolar. Sementara Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda tidak akan merubah kebijakan sebelumnya hari ini di Tokyo. Indeks Standard & Poor 500 mencatat kenaikan dalam dua hari tertingginya dalam tiga tahun terakhir pasca janji Federal Reserve untuk bersabar dalam meningkatkan suku bunga.

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 2,5 %, merupakan kenaikan terbesar sejak Juli 2013 lalu. Saham BHP Billiton Ltd naik 3,3 % setelah Deutsche Bank AG mengatakan penurunan harga minyak mentah sehingga memaksa produsen minyak untuk memangkas pengeluaran pada proyek-proyek AS.

Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,2 %. Sementara Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,7 %. Sedangkan Indeks Straits Times Singapura naik 1,2 %