Saham Asia naik, diikuti saham Jepang menguat dalam indeks ekuitas AS pasca rilis data perekonomian AS yang merupakan terbesar dunia itu tumbuh di laju tercepat sejak 2003 lalu pada kuartal terakhir. Obligasi Australia turun terkait harga minyak mentah anjlok, sementara mata uang dolar menguat terhadap mata uang utama.
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 % pukul 09:24 pagi waktu Tokyo, mengirim Indeks Topix menguat 0,9 % pasca liburan kemarin di Jepang. Indeks Dow Jones Industrial Average naik kurang dari 0,1 % setelah ekonomi AS melonjak melampaui 18.000 poin untuk pertama kalinya. Pinjaman Australia tenor 10-tahun diikuti Obligasi pemerintah melemah, dengan imbal hasil naik 5 basis poin. Dolar AS mengadakan 5 hari terakhir terhadap yen dan menguat terhadap mata uang won Korea. Minyak di New York turun 0,3 % ke level $ 56,93 per barel setelah kemarin melonjak 3,4 %.
Ekonomi AS memperluas kenaikan tahunan sebesar 5 % pada kuartal ketiga, mengalahkan perkiraan tertinggi di antara 75 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg dan menunjukkan pickup berkelanjutan di Amerika Serikat dapat membantu meringankan perlambatan ekonomi global. Saham telah menguat sejak pertengahan pekan lalu, ketika Federal Reserve berjanji bersabar pada waktu yang lama untuk menaikan suku bunga. Shinzo Abe akan dilantik sebagai perdana menteri Jepang oleh parlemen hari ini, sementara pasar perdagangan termasuk Australia dan Hong Kong tutup lebih awal.
Tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan direvisi meningkat melebihi perkiraan sebelumnya sebesar 3,9 %, dan merupakan kenaikan terbesarnya dalam produk domestik bruto (PDB) AS sejak kuartal ketiga pada tahun 2003. Data terpisah menunjukkan belanja konsumen naik melebihi dari perkiraan sebelumnya pada kuartal, sementara pesanan untuk barang tahan lama AS dan pembelian rumah baru AS secara tak terduga turun pada bulan lalu. (knc)
Sumber : Bloomberg