KONTAK PERKASA FUTURES YOGYA – Hari ketiga dalam pekan ini nilai tukar dollar AS mengalami pergerakan yang masih sangat bagus untuk melaju hingga sampai perdagangan forex pada sesi Asia dan memimpin pada pagi ini setelah perdagangan yang sebelumnya itu berhasil menjadi pemenang bersama dengan kurs safe haven layaknya yen dan swissfranc. Sentiment brexit sekarang ini menjadi pendorong terangkatnya ketiga mata uang ini. Dollar AS mengalami tekanan hanya terhadap kurs yen dan swissfranc saja, namun terhadap kurs euri dan pounds sebaliknya yaitu mengalami penguatan yang sangat signifikan. Euro mengalami keanjlokan sampai keposisi terendahnya di 9 hari ini dan pound merosot juga dalam 10 minggu ini. Kurs komoditas seperti aussie juga ikut terjun ke posisi terendah 9 hari perdagangan yang tertekan oleh retreat lanjutan hari harga minyak mentah.

Saat ini dollar AS kembali berusaha meyakinkan pasar akan hasil dari pertemuan FOMC yang dimulai tadi malam dan akan selesai pada malam ini dengan hasil pengumuman posisi kebijakan moneter yang memuaskan. Tapi jika pernyataan Yellen diakhiri dengan pertemuan yang cukup mengecewakan nanti malam, dipastikan dollar akan kembali lagi terjun bebas dengan kata lain akan terus anjlok. Perdagangan semalem dollas AS mendapat kekuatan tambahan yang didapat dari data omset ritel AS yang dikabarkan diatas ekspektasi penurunan untuk periode bulan kemarin walaupun lebih rendah dari periode sebelum-sebelumnya.

KONTAK PERKASA FUTURES

Indeks dollar yang mengukur seberapa kuat dollar AS terhadap keenam mata uang utama dalam perdagangan pada sesi Amerika pagi ini yang akan naik kembali sampai 0,05 persen setelah dibuka di posisi 94,91 dan kembali bergulir pada posisi 94, 94. Yang dimana rebound sebelumnya itu bisa sampai di titik 0,7 persen.- KONTAK PERKASA

Sumber : vibiznews.com