KONTAK PERKASA FUTURES – Bursa Saham Jepang melemah setelah yen kembali menguat dan harga minyak mentah turun ke level 5 tahun terendah, sehingga memberikan sentiment negatif kepada saham perusahaan energy dan saham perusahaan pelaku ekspor.

Japan Drilling Co., melemah 3.8%. Sony Corp. turun 3.3%. Takata Corp. catat gain 0.4%.

Indeks Topix melemah 0.5% ke level 1,440.48 pada sesi 1 di Tokyo, turun dari level 7 tahun tertingginya dan menuju penurunan pertamanya di Desember ini. Sementara Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0.3% ke level 17,877.75. Yen diperdagangkan pada level 120.74 per dollar setelah kemarin reli 0.6%, kenaikan tajam sejak 15 Oktober lalu.

Kemarin Bursa Saham AS melemah seiring kontrak berjangka minyak tergelincir. Chicago Board Options Exchange Volatility Index naik 205 ke level 14.21, kenaikan tertinggi sejak 9 Oktober lalu. Kemarin baik minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) dan Brent turun ke level terendah sejak 2009 lalu. Minyak mentah telah mengalami penurunan ditengah kekhawatiran mengenai melonjaknya pasokan dan pasca bulan lalu OPEC menahan diri dari pengurangan produksi, sebuah upaya yang dapat menurunkan produksi secara massal.