KONTA PERKASA FUTURES – Yen menguat, rebound dari penurunan tajam dalam lima pekan terakhir sejak tahun 1995 lalu, setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan yen telah terdepresiasi terlalu cepat.

Yen Jepang telah jatuh terhadap semua kecuali satu dari 31 mata uang utama pekan ini sebelum Jepang mengadakan pemilihanan majelis rendah bulan depan seiring usaha Perdana Menteri Shinzo Abe berusaha mendapat mandat baru untuk stimulus ekonomi. Euro menuju kenaikan mingguan kedua jelang pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi di Kongres Perbankan Eropa hari ini. Sebuah indeks volatilitas valuta asing mencapai level tinggi dalam sembilan bulan terakhir.

Yen menguat sebesar 0,4 persen ke level 117,79 per dolar pukul 06:50 pagi di London, pasca jatuh ke level 118,98 kemarin, terlemah sejak Agustus 2007 lalu. Yen telah jatuh lebih dari 9 persen sejak 17 Oktober, penurunan tertajam dalam lima pekan terakhir sejak September 1995 lalu. mata uang Jepang naik sebesar 0,3 persen ke level 147,82 per euro. Mata uang Euro naik 0,1 persen ke level $1,2549.

Indeks volatilitas valuta asing global JPMorgan Chase & Co. mencapai level 8.92 persen kemarin, tertinggi sejak 4 Februari, pasca menyentuh rekor terendah di level 5,28 persen pada bulan Juli lalu.